Terungkap Perusahaan Penimbun Limbah B3 di Rancaekek, Kapolresta Bandung: Membahayakan Kesehatan Masyarakat

- Bandung
  • Bagikan
Polisi Ungkap Perusahaan penimbun limbah B3 di Rancaekek, Kabupaten Bandung, ,Jumat, 5 Agustus 2022. (Foto: Antaranews)

HERALDJABAR.ID, BANDUNG – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandung mengungkap sebuah perusahaan yang diduga melakukan penimbunan limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) secara ilegal di Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo, mengatakan pihaknya juga menetapkan pemilik CV ML itu sebagai tersangka.

Bagi Kombes Kusworo, limbah B3 yang ditimbun itu berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat. “Kami sudah mengambil sampelnya dan ternyata limbah ini menghasilkan karsinogen. Maka dalam jangka panjang bila terus terakumulasi, bisa mengakibatkan kanker dan juga mengakibatkan gangguan pertumbuhan janin bagi ibu yang hamil,” kata Kusworo di lokasi CV ML.

Kusworo menjelaskan, perusahaan itu merupakan perusahaan yang melakukan proses pudar atau washing terhadap kain jean’s. Menurutnya perusahaan itu bekerja sama dengan produsen kain untuk melakukan kegiatan tersebut.

Namun, kata dia, seharusnya limbah dari perusahaan tersebut dilakukan pengeringan melalui filter press untuk kemudian diangkut oleh pihak ketiga yang mempunyai izin untuk melakukan penguraian limbah.

“Tapi, faktanya dengan IPAL (instalasi pengolahan air limbah) yang dimiliki, limbah perusahaan ini hanya sedikit yang diurai, sebagian besarnya dikeringkan menggunakan matahari, kemudian dibuang ke tanah perkarangan,” kata Kusworo.

Menurut Kusworo, perusahaan itu telah ada sejak tahun 2009. Namun, kata dia, kegiatan pembuangan limbah secara ilegal ke tanah pekarangan itu dilakukan sejak 2020.

“Sehingga setelah dua tahun berjalan ini mengakibatkan limbah yang sudah tertumpuk ini memiliki kedalaman 1,08 meter ya,” katanya.

Jika tertumpuk di dalam tanah, menurutnya limbah B3 dari kegiatan perusahaan tersebut bisa mempengaruhi air tanah. Sehingga masyarakat di sekitar perusahaan tersebut yang mengonsumsi air tanah, menurutnya bisa mengalami dampak dari limbah B3 itu.

  • Bagikan