Diduga Ada Kesalahan Prosedur yang Dilakukan Penyidik Berpangkat Perwira Saat Tangani Kasus Subang

- Kriminal
  • Bagikan

HERALDJABAR.ID, BANDUNG – Kasus tewasnya ibu dan anak di Subang, Agustus 2021 lalu memasuki babak baru.

Babak baru tersebut yakni berupa dugaan adanya kesalahan Prosedur penanganan kasus tersebut.

Ditreskrimum Polda Jabar mendalami dugaan kesalahan prosedur yang dilakukan oleh seorang penyidik dengan pangkat perwira ketika menangani kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang.

Direskrimum Polda Jabar, Kombes Pol Surawan menjelaskan bahwa hal tersebut mengakibatkan proses penyidikan jadi terhambat.

“Diduga ada kesalahan prosedur dia dalam penanganan TKP,” kata Dirreskrimum Polda Jabar, Kombes Surawan, di Polda Jabar pada Jumat (10/11).

Kesalahan prosedur yang diduga dilakukan oleh penyidik itu, kata Surawan, terkait dengan adanya barang bukti yang rusak hingga proses penanganan awal di lokasi pembunuhan yang menyalahi aturan.

“Seperti barang bukti ada yang rusak, kemudian dia masuk ke TKP tanpa prosedur membawa iden dan lain sebagainya, itu yang kita dalami,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, kasus pembunuhan tersebut terjadi pada 18 Agustus 2021. Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu ditemukan bersimbah darah dalam bagasi mobil Alphard.

  • Bagikan