Jusuf Kalla Hadiri Pemakaman Tokoh Perdamaian Dunia Martti Ahtisaari

- Internasional, News
  • Bagikan
Wakil Presiden ke 10 dan 12, Jusuf Kalla hadir dalam pemakaman tokoh perdamaian dunia, yang juga mantan Presiden Finlandia, Martti Ahtisaari, di Helsinki, Finlandia, Jumat, 10 November 2023. (Foto: Tim Media JK)

HERALDJABAR.ID, BANDUNG, – Wakil Presiden RI ke 10 dan 12, Jusuf Kalla (JK) menghadiri upacara pemakaman mantan Presiden Martti Ahtisaari di Helsinki, Finlandia, Jumat, 10 November 2023, waktu setempat.

JK bersama sejumlah rombongan dari Indonesia bergabung bersama lebih dari 800 pejabat dan tamu yang berasal dari sejumlah negara. Seperti Presiden Kosovo Vjosa Osmani, Presiden Namibia Hage Geingob, mantan Presiden Tanzania Jakaya Kikwete, mantan Ketua Tim Juru Runding RI Hamid Awaluddin dan mantan pemimpin gerakan pemberontak Aceh Merdeka Malik Mahmud.

Dalam keterannya, JK memiliki penilaian khusus terhadap Martti Ahtisaari. “Ia mempunyai kemampuan dan berkepribadian yang kuat, netral dan tidak berpihak sama sekali. Ia juga tegas sehingga dua belah pihak mengikuti jalur yang telah disepakati,” kata JK saat mengenang proses perdamaian RI-GAM.

Pengakuan serupa juag disampaikan Presiden Finlandia Sauli Niinistö. “Dia adalah orang Finlandia yang hebat, penerima Hadiah Nobel Perdamaian. Dia memberi cap pada sejarah Finlandia dan sejarah internasional,” kata Sauli Niinistö dalam pidatonya.

“Pekerjaan yang dilakukan Presiden Ahtisaari di Indonesia, Kosovo, Namibia dan banyak tempat lainnya telah meninggalkan jejak dalam kehidupan banyak orang,” imbuhnya di akhir upacara gereja.

Untuk diketahui, Ahtisaari membantu mencapai kesepakatan damai terkait penarikan diri Serbia dari Kosovo pada akhir tahun 1990an, upaya kemerdekaan Namibia pada tahun 1980an, dan otonomi khusus bagi provinsi Aceh di Indonesia pada tahun 2005.

Ia juga terlibat dalam proses perdamaian Irlandia Utara pada akhir tahun 1990an. bertugas memantau proses perlucutan senjata IRA.

Ahtisaari kemudian mendirikan Inisiatif Manajemen Krisis (CMI) yang berbasis di Helsinki, yang bertujuan mencegah dan menyelesaikan konflik kekerasan melalui dialog dan mediasi informal. Pada bulan Mei 2017, Ahtisaari mengundurkan diri sebagai ketua namun mengatakan dia akan terus bekerja dengan organisasi tersebut sebagai penasihat. Pada tahun 2021, Ahtisaari diumumkan menderita penyakit Alzheimer stadium lanjut.

  • Bagikan